11 August 2009
People always said that communicating with women, needs a very high skill to understand what they mean…
And according to my experience (since I am a woman)… I laughed when I found out the reality that we - WOMAN - do speak on a strange language… I mean… even if we speak English… it always has a different meaning with the words that came out from our mouth.
Sometimes we said “NO”… but what we mean is… “YES”
Or sometimes we said, “YES, OF COURSE”... but what we means is “NO, absolutely not”
Ahakhakhakahakahakhakahak… 
that’s strange isn’t it???
There are still many words that expressing the opposite of the sentences….
Check this out :
Maybe… means-> No
I’m sorry… means-> You’ll be sorry.
We need… means-> I want
It’s your decision… means-> The correct decision should be obvious by now.
Do what you want… means-> You’ll pay for this later!
We need to talk… means-> need to complain.
Sure… go ahead… means-> don’t want you to.
I’m not upset… means-> Of course I’m upset, you moron!
You’re certainly attentive tonight… means-> Is sex all you ever think about?
This kitchen is so inconvenient… means-> I want a new house.
I want new curtains… means-> and carpeting, and furniture, and wallpaper…
Hang the picture there… means-> NO, I mean hang it there!
I heard a noise… means-> I noticed you were almost asleep.
Do you love me?… means-> I’m going to ask for something expensive.
How much do you love me?… means-> I did something today you’re really not going to like.
I’ll be ready in a minute… means-> Kick off your shoes and find a good game on T.V.
Is my butt fat? … means-> Tell me I’m beautiful.
You have to learn to communicate… means-> Just agree with me.
Are you listening to me!?… means-> Too late, you’re dead
Was that the baby?… means-> Why don’t you get out of bed and walk him until he goes to sleep?
I’m not yelling!… means-> Yes I am yelling because I think this is important.
There are still hundreds more dear, but I think that’s enough for now… hahaha… 
That’s so silly… But it’s true, isn’t it???
Do you have your own “LANGUAGE”???? Share it now… 
9 August 2009
Siapa yang tidak menonton drama penggrebekan gembong teroris yang diduga adalah Noordin M Top? Kalo iya, berarti anda tidak baca himbauan saya disini, maupun yang ditulis oleh mas CM disini… STAY UPDATED!!!

Ok, saya gak akan ngebahas soal siapa yang brhasil dibunuh dalam penggrebekan kemarin itu. Buat saya, nonton langsung acara penggrebekan kemarin, meskipun hanya melalui layar kaca, sungguh sangat menghibur sekaligus membuat saya bangga akan kinerja Densus 88 kita (kebayang mereka yang langsung melihat peristiwa ini dilapangan, perasaannya pasti campur aduk).
Masih dengan perasaan haru yang membuncah… *halah, bahasa gue cong, hahaha*,… saya ingin kembali mengingatkan kita untuk selalu waspada… MEREKA ADA DISEKITAR KITA.
Coba bayangkan, mereka bisa leluasa membawa bahan peledak ke kompleks perumahan warga di JATI ASIH bekasi. Tidak tanggung2, ada 500 kg bahan peledak, aduhhhh, Coba baca aja deh sendiri, saya lagi males nge-link kemana-mana. Yang jelas, mereka bisa masuk ke perumahan warga, dan warga tidak menaruh curiga sedikitpun padahaaaalllll…
- Mobil bak terbuka yang masuk ke kompleks tersebut No. Polisinya ditutup kardus (harusnya kita sudah curiga kalau ada yang kayak gini… mobil bukan mobil baru, dan nomer polisi tidak seharusnya ditutupi kardus bukan?)
- Kalau anda punya rumah yang akan anda sewakan ke penyewa, sebaiknya cari tahu betul akan dipergunakan oleh siapa rumah itu, penyewa bekerja dimana, agak sedikit lebih waspada jika KTP pemilik berasal dari daerah-daerah yang paling dicurigai tempat bersarangnya gembong teroris. Jangan langsung curiga, hanya waspada ajah.
- Pertegas Intuisi kita, jangan lengah,… siapapun disekitar kita, bisa jadi tersangka, dan kapapun kita bisa jadi korban. Mulai sekarang, lebih awarelah akan lingkungan sekitar anda.
- Sekali lagi mengulang info mas CM, STAY UPDATED. Jangan lagi tidak peduli akan perkembangan politik ditanah air kita ini. Kalau bukan kita, siapa lagi? Mengharapkan aparat untuk terus menerus menjaga dan mengawasi lingkungan kita juga rasanya tidak fair dan terlalu konyol. Selagi bisa, STAY UPDATED!
Okay, sekarang kembali ke peristiwa kemarin.
Dari lubuk hati yang paling dalam saya mengucapkan syukur alhamdulillah puji Tuhan Thanks God, Praise The Lord, bahwa pada akhirnya antek2 teroris tersebut berhasil ditangkap meskipun dalam keadaan meninggal. At least polisi dan densus 88 berhasil menggagalkan rencana pengeboman yang akan mereka eksekusi 2 minggu depan, which is pas HUT KEMERDEKAAN RI.
Apa yang ada dibenak mereka yah, kok tega2nya mau menghancurkan bangsa sendiri? Cihhhhhhhhhhhh, muak saya rasanya. Atas nama apapun, tidak ada yang pernah memberikan hak kepada manusia atau kelompok manapun untuk mencabut nyawa manusia2 tak berdosa dengan cara yang sangat keji seperti itu.
Terorist, Go To hell !!!. I mean It !!!. *gw gak takut, bentar lagi mati inih* :p
Btw, Memang belum ada yang bisa memastikan apakah Noordin M Top sudah meninggal atau belum, tapi buat saya, ini tetap prestasi Polisi dan Densus 88 yang harus diacungi Jempol.
BANGGA SAYA PUNYA POLISI DAN DENSUS 88 yang handal seperti ini. SALAM HORMAT DAN SUJUD untuk bapak-bapak semua. Silly menjura pak…
*menjura dalam-dalam*
Btw, kata teman saya dimilis sebelah (ohya, namanya budi, yang suka banget main bola itu loh, makanya gak naik kelas, Essssdeeee muluuu, hihihi) Nurdin M Top belum mati, soalnya kalo Nurdin M Top mati, pasti matinya diatap…
Loh kok gitu?. Iya, kalau mengamati ciri-ciri kematiannya (katanya nih) berdasarkan primbon nama, sebenarnya harusnya Nurdin M Top tuh mati-nya di atap rumah :
1. Kalau mati di kamar mandi = Noordin M Pup,
2. Kalau mati di kolam = Noordin M Pang,
3. Kalo mati di Clubbing = Noordin M Club or M bassy
4. Kalo mati di taman lawang = Noordin M beeeerrr,
5. Kalo mati pas nge sex= Noordin M L,
6. Kalo mati di parkiran = Noordin M. Stop,
7. Kalo mati di kaki lima = Noordin M. Peran,
Lahhhh… kalau tidak jelas matinya di mana: Noordin M-buh! (ini kata la Manohara), qiqiqiqiqiqiqiqiqiqiqiq…
Ya sudahlah, siapapun yang kemarin ditembaki polisi itu, memang belum tentu Noordin M Top. Tapi pasti adalah antek2 teroris. Jadi tetaplah waspada
Salam Hangat,
-Silly-
29 July 2009
Mungkin belum lupa tulisan saya yg kemarin disini, disini, dan yang saya repost juga di ngerumpi.com.
To be honest… tulisan itu memang sempat mengundang kontroversi dan bahkan ada yang menduga saya hanya pengen mancing traffic. Adoh, Blog2 saya tidak ada satupun yang dipasangin iklan, so nothing to do with traffic.
Saya memang terbiasa mengungkapkan kegalauan hati saya dari dulu, sejak pertama kali menulis.… Dan kemarin saya emang sengaja mengungkapkan keresahan saya (dan teman-teman yg lain, yg gak enak mo ngomong krn takut dianggap tidak nasionalis). Kalau saya yakin saya benar… saya tidak pernah ragu untuk bicara, dan tidak peduli dicap negatif. 
Ok, back to Indonesia Unite.
Kita sudah menggalang gerakan Indonesia Unite, dan perhatian dunia sudah tertuju pada kita… and then, timbul pertanyaan… “After Unite… and then what?”
How will we participate if we want to make a real act for Indonesia Unite. Mari kita pikir sama2… Selain posting dan mengganti avatar, adakah hal lain yang sudah kita kerjakan?. Kalau udah, saya salut untuk anda. Tapi jika belum,… bagaimana kalau kita berbuat sesuatu dari yang paling simple… yang kita dapat dari Tuhan secara Gratis.

WITH OUR BLOOD…!!!
Darah kita… Darah yang Tuhan kasih secara gratis. Kenapa tidak kita sumbangkan untuk Indonesia bersatu. Blood is life,.. it’s symbolic and it’s powerful. We are, often in equal measure, both drawn to it and repulsed by it. Jadi darah kita, bisa jadi simbol pemersatu bagi seluruh bangsa ini. Darah yang menyatukan kita, dari sabang sampai merauke.
Pernah dengar Blood for Brotherhood bukan?. Nah, mari kita jadikan gerakan donor darah bersama ini sebagai ungkapan bahwa kita adalah satu, dan terikat dalam ikatan persaudaraan yang paling dalam… karena darah yang mengalir dalam darah kita… ADALAH DARAH UNTUK BANGSA.

Pic. taken from here
So, kenapa kita tidak memakai momentum ini untuk menggabungkan “darah” kita, menjadi satu… untuk Indonesia bersatu.
Kalau tidak sepakat dengan usulan ini, saya pikir cukup sampai disini anda baca artikel ini… karena hanya akan membuang waktu anda. Real Act,… butuh kesediaan kita untuk sedikit mengorbankan waktu kita untuk cari tau.
* * * *
Okay, kalau anda masih bersama saya di paragraf ini itu berarti anda tertarik untuk tahu lebih banyak… Baiklah. mari kita bicara bagaimana melakukan “the Real Act for Indonesian Unite” ini.
Cerita dikit yahhhh…
Beberapa hari yg lalu mas Ramya dan saya serta rekan-rekan dari #IndonesiaUnite ~ ada Mas Iwet Ramadhan (haiiii… Mas Iweth? *bedakan ahh, ada seleb, qiqiqiq*
), Mas Waraney,… mbak Tika dan mbak Astrid, ~ membicarakan untuk menggabungkan kegiatan BFL untuk IndonesiaUnite dengan donor darah bersama.
Ohya, Sebelum saya jelasin, keknya teman2 mesti tahu apa itu BFL
Egh, Saya pikir, biar gak kepanjangan artikel ini, ada baiknya teman2 baca keterangan yang dijelasin sama Mas ContradictiveMinds and Mas Ary, yang sama2 tergabung dalam BFL (BloodForLife) di posting yg sebelumnya.
Rencana donor darah bersama ini belum sepenuhnya matang, karena masih menunggu teman-teman dari PR-nya #IndonesiaUnite. Dengar-dengar sih udah mulai digodok kegiatan OFF AIR untuk gerakan IU ini.
Nah, kalo boleh usul, minjam prinsip sapu lidi… yg namanya gerakan, kalo dibuat kecil-kecil dan sendiri-sendiri… nantinya hanya akan menghasilkan impact yang tidak cukup significant untuk Indonesia Bersatu. Jika memungkinkan… saya justru ngusulin supaya, seluruh gerakan pemuda Indonesia, digabungkan dalam satu wadah. THE BIGGER THE BETTER!!!
Justru ini akan dikenang sebagai momen bangkitnya kembali semangat nasionalisme SELURUH pemuda Indonesia. Supaya, dalam buku-buku sejarah anak2 kita kelak… Tahun 2009 juga diperingati sebagai hari bangkitnya kembali Anak-anak Negeri, Pemuda Pemudi Bangsa, yang bangga menjadi bagian dari bangsa Indonesia.



Bersatu padu membangun bangsa… Bersatu bersama tiap tetes darah yang mengalir, dalam merahnya keberanian, dan dalam sucinya hati… Bersatu bersama seluruh rasa bangga yang lahir dari kecintaan akan produk-produk sendiri…
Dan bangga, menjadi bagian dari Pemuda/i Indonesia. 
Ah, mungkin saya hanya bisa bermimpi,… tapi kalau seluruh bangsa ini bisa bergerak untuk #IndonesiaUnite agar dikenal dunia… kenapa tidak kita bekerja untuk konsolidasi kedalam, memp-ererat barisan, dan genggaman tangan kita… Kalau perlu sekalian bapak-bapak diatas sana itu turun tangan, membantu gerakan Off Air ini supaya menjadi gerakan bersejarah… yang akan dikenang oleh seluruh dunia.
Make it As Big As We can… Use the power of media, supaya seluruh dunia bisa melihat, Indonesia negara yang luar biasa… dengan penduduk yang ramah dan peduli pada sesama.
Serius loh… Mari kita bayangkan bersama…
Gerakan-gerakan yang sudah digagas, tidak peduli dari kalangan manapun, siapapun, kelompok manapun dan apapun bentuknya, jika digabungkan jadi satu even besar… wuiihhh… sumpah!… Ini akan menjadi gerakan PUTERA BANGSA yang dahsyat.
Mari hilangkan perbedaan, hilangkan kepentingan pribadi maupun kelompok… leburkan cinta kita, dalam satu wadah yang tulus, untuk membangun bangsa kita, menjadi bangsa yang besar, kuat dan bangsa yang bersatu.
Kami dan seluruh teman2 BFL akan bergerak maju untuk menunjukkan bahwa kita semua peduli… dengan mendonorkan darah kita bagi negeri ini… Karena kami bangga bahwa setetes darah yang “mereka” (teroris, who ever they are) tumpahkan, akan selalu tergantikan dengan Jutaan tetes darah dari sluruh penjuru negeri.
Karena kami, bangsa yang bersatu, tidak akan pernah membiarkan setetespun darah anak negeri yang terbuang sia-sia.
Mari, sumbangkan darahmu…
Darah… Lambang keberanianmu…
Darah… Lambang Cintamu…

Dan tanda…
bahwa kita bangsa yang berani…
Bangsa yang bersatu… Dan bangsa yang tidak pernah takut…
Karena ketahuilah wahai para teroris…
Tangan kami tidak pernah terlalu lemah, Untuk melepaskan genggaman tangan kami…
Bagi sahabat-sahabat kami…

Mari sahabat,… Mari sini… Ku genggam tanganmu
Jangan takut, karena tak akan pernah kulepaskan genggamanku
Biar kualirkan darahku.. Supaya kuat tubuhmu
Untuk menyongsong Indonesia Bersatu…
Ayo kita dukung…
OUR BLOODFORLIFE 4 INDONESIAUNITE
Posted also here:
http://sillystupidlife.com/2009/07/28/our-bloodforlife-for-indonesiaunite/
http://ngerumpi.com/baca/2009/07/28/your-bloodforlife-untuk-indonesia-bersatu.html
http://bloodforlife.wordpress.com/2009/07/28/your-bloodforlife-4-indonesianunite
23 July 2009
PS: posting ini juga saya post di Sillystupidlife.com
Beberapa hari yang lalu kita semua terhenyak dan berduka atas peristiwa bom di Jakarta ini. Semua orang larut dalam geram dan mengutuk peristiwa biadab ini. Yang menarik menurut saya adalah banyaknya gerakan-gerakan simpati yang mengalir, dan bentuknya juga macam2.
Memang, pemboman ini seharusnya tidak lantas membuat kita menjadi takut lalu larut dalam kesedihan dan duka yang berkepanjangan. Biar bagaimanapun, live must go on, right?
Namun, kalau kemudian gerakan-gerakan yang kita buat lalu hanya menjadi semaca trend sesa(at)t, lama-lama saya sendiri jadi menyesal mengajak teman-teman untuk bergabung deh. Beneran loh. Beberapa hari yang lalu saya sempat posting tentang dukacita ini dan mengajak semua teman-teman disini untuk bergabung dalam gerakan #indonesiaunite, untuk memberikan simpati kita pada para korban, dan menyatakan pada dunia bahwa KITA TIDAK TAKUT.
Tujuan awalnya sih emang bagus sebetulnya, untuk tetap meyakinkan dunia bahwa Indonesia masih bersatu, bahwa kita tidak takut akan bentuk terorism apapun, dan bahwa Indonesia masih negara yang aman untuk dikunjungi.
Masalahnya sekarang… saya mulai melihat gerakan ini udah way too much. Mulai terasa seperti teriakan buat “gaya”2-an doang. Seperti halnya FACEBOOK yang menjamur… trend ini kok jadi semacam trademark kalo kita ini updated person yah.
Twitternya juga isinya mulai gak jelas, ada yang ngomongin bolu keju, ada yang ngomongin semangkok bakso, ada yang ngomongin janjian ketemuan dimana. Dohhhh…. please people… pay respect on your movement. Supaya bangsa lain diluar sana juga pay respect on us.
Sekarang coba lihat isinya… tag #indonesiaunite kebanyakan cuma spam ketimbang ajakan untuk berbuat sesuatu, misalnya, ajakan untuk mendonor bareng2 misalnya.. Saya sendiri hari itu juga standby ditempat untuk mendonor kalau ada yang butuh darah saya. Hanya saja, saya sedang dalam kondisi tidak sehat dan shock karena mesin cuci darah ibu saya tiba2 mati, dan saya malah harus sibuk nyari-nyari donor buat beliau.
Lalu apa yang udah kita perbuat dengan gerakan ini? Forgive me for saying this… but I feel that this is kinda dull move now, kalo masih terus kayak gini.
We have to do something to put this movement still on the right track!!!
Terorism ini ibarat penyakit kanker, kalo cuma buat ngulik2in doang, gak bakalan sembuh, malah makin menggila, dan menyebar dengan cepat keseluruh jaringan tubuh kita.
Kalo kita terus menerus bicara bahwa KITA TIDAK TAKUT… lama2 buat si TERORIS, ini malah kerasa kayak tantangan!!!
Semakin lantang kita berteriak, semakin rajin kita masuk TV, maka pesan yang nyampe ke si terorist akan semakin lantang dan berasa seperti tantangan!!
“Lo nantangin gue yah??? Lo gak takut yah??? Baik kalo gitu! mari kita buktikan sama2 apa benar kalian tidak takut?”
Lalu kemudian lagi-lagi bom meledak dimana-mana… Masih sanggupkah kita berteriak, “KAMI TIDAK TAKUT???”
Saya pribadi, jujur, mulai takut dengan gerakan ini, kalau makin dibiarkan uncontrollable. Awalnya saya turut bersimpati dan juga ingin menyatakan pada dunia bahwa Kami orang Indonesia sangat bersimpati pada siapapun yang menjadi korban, dan mengutuk keras kejadian ini.
Tapi kemudian setelah masuk TV, lalu menjadi trend dikalangan anak muda gaul, semua avatar twitter dan plurk jadi berganti menjadi merah putih, kok jadi terasa mulai berlebihan yahh?.
Avatar diganti semua jadi merah putih apakah ada gunanya untuk mengusir teroris? Apakah mereka semua tahu artinya? Entahlah, tapi menurut saya yang bodoh ini… ada banyak langkah konkrit yang bisa kita lakukan daripada sekedar teriakan kami tidak takut.
Saya suka sekali posting mas contradictiveminds tentang bagaimana seharusnya kita bersikap menghadapi terorism di Indonesia ini.
Ini yang seharusnya diadopsi oleh teman-teman di #IndonesiaUnite untuk kemudian disosialisasikan kepada seluruh teman-teman yang bergabung dalam IndonesiaUnite atau “KamiTidakTakut” ini.
Saya sertakan terjemahannya juga, mengingat yang bergabung disini tidak semua bisa berbahasa Inggris (kalo saya bisa bahasa jawa sih tak terjemahin ke bahasa jawa sekalian, hehehe). Kalo ada yang salah, mohon dikoreksi.
1. Rather then complaining, start your own sense of belonging in your surroundings. dont be careless about your neighbourhood. criminals, everywhere in the world, even the most trained one, should leave suspicious movement, or characteristics.
~ Daripada mengeluh, mulailah dengan mempertajam rasa memiliki anda terhadap lingkungan sekitar. Jangan tidak perduli pada tetangga anda. Para penjahat, dimanapun diseluruh dunia, bahkan yang sangat terlatih sekalipun, pasti akan menunjukkan gerakan-gerakan yang mencurigakan, atau karakter yang mencurigakan ~.
2. KNOW YOUR NEIGHBOUR!!!! yes your rich, yes your famous, but what good does it make when your dead? your security, driver or maiden wouldnt recognize your neighbour, but you should!
~ Kenali tetangga anda!!! Iya, anda mungkin kaya, anda mungkin terkenal, tapi apalah artinya kalau anda mati?. satpam anda, supir ataupun pembantu anda mungkin saja tidak mengenal siapa tetangga anda, tetapi anda harus!!! ~
3. Stay informed. as you’ve must already know, knowledge is king.
~ Teruslah mengikuti berita, sebagaimana yang anda tahu, pengetahuan adalah raja!!! ~
4. Perhaps you’ve already forgotten, your RT/ ketua lingkungan, RW, Lurah and Camat is also your protector. If you are one of those people, please, recognize your people… your fake ID are giving difficulties to the intellegence to track down criminals. If you ever given any of those, then you may assume you are also a killer and the part of the terrorist.
~ Mungkin anda sudah lupa, bahwa RT/Ketua lingkungan anda, RW, Lurah dan Camat adalah juga pelindung anda. Atau jika ada adalah salah satu dari pejabat diatas, kenali penduduk anda… Identitas palsu anda akan menyulitkan inteligen untuk menyusuri tindakan kriminalitas. Jika sebagai pejabat pemerintahan, anda pernah memberikan/mengeluarkan identitas palsu tsb, maka anda bisa menganggap diri anda pembunuh, atau bagian dari gerakan teroris ini. ~
5. Dont be a smart ass. report everything suspicious. If your not doing anything wrong, i believe you are brave and smart enough to shown what your doing inside your house. invasion of privacy? think again. its genocide what we are up against.
~ Jangan tidak peduli (mo nerjemahin pantat yang pinter kok berasa lucu yah, hihihi…). Laporkan segala hal yang mencurigakan. Jika anda merasa tidak melakukan hal yang salah, saya percaya anda pasti berani dan cukup cerdas untuk menunjukkan apa saja yang anda lakukan didalam rumah anda. Mengganggu Privasi? Ah, pikir lagi deh. Yang kita hadapi tu pembunuhan massal. ~
6. DO NOT OVER-REACT. You must not report everything to the media. they are not the authority, so they are as stupid as you are. GO TO THE POLICE!! If you are the media, please, dont over-tell the stories. Yes you have the freedom of press. but what give you the right to create mass panic. remember, 80% of your viewers are doing exactly as you told them to do. so please be wise. its not easy, i know, but if you do it in the name of ratings, is it worth the same as your country?
~ JANGAN TERLALU BERLEBIHAN DALAM MENANGGAPI. Gak perlu melaporkan segala hal ke media, mereka bukan pihak yang berwenang, jadi mereka sama tololnya dengan kita (bukan gue loh yang ngomong, hehehe *ditampar*). LAPORKAN PADA POLISI!!! Jika anda adalah media, tolong, jangan berlebihan dalam menayangkan berita. Memang anda memiliki kebebasan pers, tapi anda tidak punya hak untuk menciptakan keresahan dalam masyarakat.
Ingat, 80% penonton anda melakukan apa yang anda tayangkan/informasikan kepada mereka. So, please, bijaksanalah. Saya tahu memang tidak mudah, tapi jika anda hanya mengejar rating semata… apakah akan sebanding dengan mengorbankan negara kita? ~
what i asked is not easy, i know. but its simple enough, and its worth your life, and your love ones.
~ Apa yang saya minta pada anda, saya tahu… tidaklah mudah. Tapi melakukannya cukup sederhana bukan? Dan tentu saja ini sangat berarti buat hidup anda, dan terutama untuk yang anda cintai. ~
Jakarta, 23.07.09
So… Bergabung dengan Indonesiaunite, is perfectly okay… tapi mari lakukan sesuatu yang lebih real. IT’s TIME TO ACT… Not To Talk. 
Saya juga suka himbauan Liqwina Hananto yang di Metro TV tadi. Saya pikir dengan menggabungkan gerakan diatas dan himbauan ini, negara kita pasti aman.!!!
1. Tetaplah jalani hidup dengan normal
2. Tetaplah belanja (jangan takut pergi ke mal)
3. Kalau turis asing takut ke Indonesia, kita yang jadi turisnya.
Semoga kita semua terus dilindungi oleh Yang Empunya Kehidupan Ini. Ammmminnnn 
Salam hangat,
Silly
9 July 2009
Teman-teman mungkin tahu mengenai gerakan Stop Autism On our daily Jokes bukan?. Nah, tidak adil rasanya jika kami hanya menghimbau dan menghimbau tanpa menceritakan mengapa kami terkadang suka resist dan mudah tersinggung menanggapi becandaan ini.
Sooo, here you go.
* * *
Kenapa Sih Gak Boleh Becanda Pake Kata “Autis Lo!”?
written by: Silly on http://sillystupidlife.com
also posted http://ngerumpi.com
and http://silly.blogdetik.com
* * *
Siang itu aku sibuk membaca buku resep makanan khusus untuk anak autistik. Ya, Anakku memang tidak bisa makan sembarang makanan. Salah-salah… anakku bisa berputar-putar seperti gasing jika ada zat dalam makananya yang tidak cocok untuk dikonsumsi oleh anakku.
Ditangan sebelah kiri, ada buku Food diary anakku… yang aku tulis sejak pertama kali dia kuperkenalkan pada makanan padat… berisi apa saja yang dia cocok untuk tubuhnya,… reaksi alergynya dan mana saja makanan yang tidak cocok dan menyebabkan dia overwhelmed.
Kebayang gak?… mungkin enggak, jadi ijinkan saya bercerita…
Diusia 4 bulan misalnya, kuberikan jeruk bayi pada anakku,… Eh, gak lama kemudian dia muntah dan seluruh tubuhnya seperti dipenuhi ulat bulu, dan membuat saya bergidik ngilu.
Pernah juga aku beri dia tomat. Tapi kemudian, berhari-hari dia diare dan uring-uringan.
Kuberi dia susu instant,… tapi anakku malah jingkrak2, Mengepak-ngepakkan tangannya, persis seperti orang gila!!! Dia berputar-putar tanpa merasa lelah,… dan kemudian mengamuk ketika tidak mengerti bagaimana cara mengendalikan tubuhnya yang tidak mau diam.
Ah, sudahlah, life must go on bukan?. Besides, I’m happy to have her in my life

Kulirik sekali lagi food diarynya… hmm, hari ini aku harus mencoba memberinya 5ml putih telur tanpa kuningnya, karena 7 hari yg lalu, dia sudah sedikit kebal ketika kukenalkan pada telur ayam ini.
Baru saja hendak memasak, tiba2 kudengar jeritannya… Kucari anakku, tapi tidak kutemukan. Aku keruang setrika… dan disana kutemukan anakku sedang nangkring di atas lemari, dengan setrika panas yang menempel di punggung tangannya, yang baru saja dicabut oleh BS-nya karena kupanggil untuk membantuku memasak.
Kini, strika panas itu masih nempel diatas punggung tangan kirinya.!!!
Oh… My… God!!! *panik*
Dari punggung tangannya mengepul asap. Bau daging panggang begitu segar menempel dihidungku.
Kuangkat setrikanya… dan, aduh Tuhan,… aku tidak kuat melihatnya. Sebagian dagingnya menempel dibalik gosokan panas itu… :(( :(( :((
AAAAAARRRRGGGHHHH… Sumpah kalau saja ini bukan anakku,… Aku pasti sudah mati berdiri karena ketakutan… Melihat daging dari punggung tangannya, yang menempel pada setrika itu… itu sudah berubah menjadi putih kekuningan…
Dan luka di tangannya… juga sudah berubah menjadi putih seperti daging ayam matang :((
Aku menjerit sekencang-kencangnya… Kupanggil Baby sitternya yang tadi aku suruh untuk membantuku didapur… lalu dengan kesetanan, ku kebut mobilku ke UGD Rumah Sakit terdekat, untuk dirawat secara intensif.
Begitu anakku segera tertangani… tiba2 aku kehilangan seluruh tenagaku.
AKU PINGSAN!!!
* * *
Hari itu, lagi-lagi aku sedang mempersiapkan makanannya. Memang, Khusus untuk makanannya, aku memutuskan untuk memasak sendiri, karena hanya aku yang tahu berapa gram atau mililiter… porsi makanan yang masih bisa ditoleransi oleh tubuh anakku.
Sedang membersihkan kompor yang kecipratan makanan… tiba-tiba, lagi-lagi kudengar bunyi benda jatuh.
GEDUBRAK!!!… Buru-buru kucari sumber suara itu, memastikan bahwa itu bukan anakku…
Damn!!. Lagi-lagi anakku. Oh Tuhan… dia baru saja terjatuh dan sepertinya kepalanya terantuk pada pinggir tembok, sehingga belakang kepalanya sobek dan berdarah. Dia masih berusaha berdiri, meskipun sempoyongan…. Dan sambil berjalan, dia menggaruk luka di kepalanya yang bocor… sehingga darahnya semakin banyak yang mengalir.
Sementara darahnya terus aja mengucur deras, dia terus saja berjalan sambil mengoceh. Entah apa yang diracaukannya… Tangannya berlumuran darah… Punggung bajunya pun juga sudah berubah menjadi merah oleh darah.
Tapi dia tidak menangis… Dia hanya berjalan sambil menggaruk luka menganga yang ada dibelakang kepalanya.
Aku menjeritttt sekuat2nya. Kepalanya kututupi dengan lap kompor yang tadi aku pegang.
Tapi itupun gak lama… karena dalam sekejap, lap kompor itu sudah berubah menjadi merah kehitaman. Aku berteriak panik,…
“mbak, minta handuk… handuk… darahnya tambah banyak. Cepat mbak… CEPATTTT!!!”
*panik semua panik kayak orang lagi kena kebakaran*
Dan lagi2 kukebut mobilku ke rumah sakit, langsung menuju UGD. Disana, dokter yang sudah terbiasa menangani anakku sudah siap menunggu dan segera menjahit kepala anakku.
Dia tidak menangis sama sekali… hanya minta sesuatu yang bulat untuk dia pegang. Dan setelah dijahit dengan 8 (delapan) jahitan… Hatikupun sedikit lega. Seluruh persendianku serasa dicopot dari tubuhku, dan tanpa sadar…Lagi-lagi aku hilang keseimbangan…
AKU PINGSAN.
* * *
Terlalu banyak cerita haru dan berurai airmata yang kami harus jalani. Berkali-kali jantung kami harus terpacu 100x lipat manakala mereka melakukan hal-hal yang tanpa mereka sadari mencelakai diri mereka sendiri.
Tapi ini bukan keluhan kok,… karena saya selalu sadar…. Tuhan itu ARSITEK YANG AGUNG. Karyanya tidak pernah gagal. Tidak satupun makluk yang diciptakannya, yang merupakan produk gagal.
Jadi ketika dia menciptakan seorang bayi yang memiliki kekurangan, dia tidak pernah lupa untuk menitipkan KELEBIHAN pada anak ini. So, buat semua orang tua, berhentilah mengeluhkan kekurangan anak kita… mari bantu mereka untuk menemukan kelebihan mareka.

Anakku memang Autistik, tapi aku bangga setiap kali menceritakan bahwa anakku autis. Aku bangga setiap kali menceritakan bagaimana proses menangis berdarah-darah itu, sudah Tuhan rubah menjadi Senyum sukacita dan bangga yang luar biasa.
Selalu ada haru yang menyesakkan dadaku, manakala mendengarkan tangan2 mungilnya menari2 dengan lincah diatas tuts2 piano,… memainkan lagu Klasik karya Van Beethoven, seperti Symphony no.9 atau Turkish March, atau ketika mendengar dia berbicara yang hanya fasih berbahasa Inggris,… seolah yang kudegar ini adalah anak bule asli,… yang nyasar dalam tubuh putriku.
Namun, dibalik itu… Walaupun bangga… selalu tersisa rasa risih dan tidak nyaman, kalau tidak ingin dibilang tersinggung… manakala mendengar orang-orang bercanda dengan menggunakan kata “Autis”.
Minggu yang lalu, sahabatku menyelenggarakan pesta ultah disebuah resto terkenal, salah satu teman kami, sibuk dengan BB-nya, sehingga teman yang lain menegur begini…
“Tuh,… liat tuh sill… autis banget khan dia…? Kayak ANAK LOE khan yah?
“Loe marahin deh sil… marahin sil…”
“Coba loe terapi dulu nih dia,… biar sembuh kayak anak loe”
Dan semua lalu tertawa terbahak-bahak…
Saya???… hmmm… Cuma bisa senyum kecut, karena tidak ingin merusak suasana Pesta Ulang Tahun sahabat saya… *doh*

Well, saya tahu mereka hanya bercanda, namun biar bagaimanapun,… Saya sudah merasakan dan tahu betul sulitnya membesarkan anak autistik. Jadi saya mengerti ketika ada teman yang resist begitu mendengar kata ini. Tahu banget rasanya
Semoga artikel ini semakin mencerahkan teman-teman mengapa orang sepertinya terlalu over campaign dengan gerakan “Stop Using Autism on our daily jokes” ini. Semoga berkenan.
Just my two cents
-silly-