Perempuan dan Renungan Tentang Kematian

11 May 2009

WE ALL GONNA DIE

Ya, Pada akhirnya kita semua akan mati.

Hanya saja, tidak seorangpun yang tahu kapan waktu itu akan tiba. We will never know when will we die or how will we die.

Beberapa minggu yang lalu saya iseng-iseng mencoba ikut kuis Kapankah tepatnya saya akan mati. Cuma lucu-lucan aja sih sebetulnya.

Dan menurut kuis tersebut, saya seharusnya sudah meninggal sejak tanggal 25 oktober 2008 *hiii hantu dong gue sekarang, hehehe.*

Well

Actually it supposed to be fun at the first time. But now when I feel something wrong with my self I dont think its funny anymore.

Bukan, saya tidak mencoba mengatakan bahwa saya sedang menghadapi masalah besar dengan tubuh saya, yang mungkin akan membuat usia saya menjadi pendek.

Bukan kok bukan itu!!!.

Ini cuma membuat saya menjadi merenungi kehidupan ini

Yes we all gonna die at the end. And Nobody I repeat NO BODY knows when it will be happened.

Dan ketika waktu itu tiba, tidak satupun dari kita yang BENAR-BENAR siap untuk itu. Terutama bagi orang-orang terkasih yang pada akhirnya harus kita tinggalkan.

Bahkan ketika kita sudah tahu kapan waktu kita akan tiba ketika dokter sudah menentukan vonis atas usia seseorang, ketika dunia sudah memutuskan kapan akhir dari perjalanan kita di dunia ini Kita tidak pernah benar-benar siap.

Even if were ready enough, perasaan pedih ketika membayangkan betapa sakitnya rasa kehilangan yang akan dialami oleh orang-orang yang mencintai kita dan tidak rela melepas kepergian kita

Membuat kita terkadang ingin bernegosiasi lagi dengan Tuhan, sang empunya kehidupan ini Supaya mau memberi kita sedikit waktu lagi, untuk membahagiakan orang-orang yang akan kita tinggalkan… Memberi sedikit warna yang indah bagi hidup kita, memberi nilai bagi keberadaan kita didunia ini dan menjadikan hidup kita berharga buat orang lain.

And being worth it is just PRICELESS.

Rasa berharga itu, tidak akan bisa dibayar dengan APAPUN didunia ini.

Sang empunya kehidupan ini lah yang akan membayarnya LUNAS dengan kehidupan kekal bersama-Nya di alam sana.

Kita memang tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi pada kita ketika kita mati. Kemana kita pergi, akan jadi apakah kita setelah kehidupan ini.

Raga kita mungkin saja akan melebur dengan tanah tapi tidak jiwa kita.

Our soul will gonna live forever. And the memories that we create will still remind… Stay among our relatives and friends and inspired them to live in a better life then ours.

Kitalah yang menentukan bagaimana kelak kita INGIN dikenang.

Ingin dikenang sebagai orang baik… atau dikenang sebagai orang jahat… atau malah tidak dikenang sama sekali dan dilupakan orang.. as if we were never existed… kitalah yang menentukan.

We live in unpredictable life… None of us knows what will happen tomorrow.

Yup kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi esok Tapi kita bisa memilih untuk memberi arti bagi hari esok kita baik untuk kehidupan kita semasa masih didunia ini maupun di kehidupan kita berikutnya.

Beberapa hari yang lalu… saya terima kabar kalau sahabat saya saat ini sedang berjuang melawan penyakit kankernya. Entah sampai kapan perjuangannya itu akan berakhir.

Yang jelas dia sudah memilih dan menentukan bagaimana dia INGIN dikenang.

Dia sahabat yang luar biasa buat saya dan teman-tman kami yang lain. Dia cerdas luar biasa, tegas, berkarakter kuat dan tahu betul apa yang harus dikerjakannya. Dibalik sikap arogan dan usilnya, tersimpan sepotong hati yang humble-hearted dan care pada penderitaan orang lain. Sepintas dia terkadang kasar, tapi jauh lebih lembut dari perempuan sekalipun, ketika dihadapkan pada penderitaan orang lain.

Ia sudah memilih untuk sedikit memberi arti bagi kehadirannya di dunia ini. Sehingga ketika pada akhirnya dia harus melangkahkan kakinya KELUAR dari kehidupan ini dan meninggalkan semua yang dikasihinya di dunia ini dia bisa melangkah dengan tersenyum. Karena hidupnya sudah berarti untuk banyak orang.

Bagaimana dengan kita ?

Jangan tunggu sampai waktu kita hampir tiba.

Mari berbuat sesuatu dari sekarang.. Mari jadikan keberadaan kita di dunia ini

B.E.R.H.A.R.G.A.

Salam Hangat,

Silly

PS: For our dearest best friend… Please Keep fighting. You’ll come out as a winner, again.

Sedikit mengutip lagunya Krisdayanti ketika konser tunggal dulu, judulnya : “LEARNING FROM LOVE”… we learn a lot from you.

Learning From Love [Live] - Kris Dayanti

“Those precious times, we share when we care
Means so much to us, though its all in the past.
From the back we learn more of life
That love is alive And will be part of me
All of our life


TAGS Penghiburan kematian belajar kehilangan KD


-

Author

Follow Me